<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayi Balita</title>
	<atom:link href="http://bayibalita.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bayibalita.com</link>
	<description>Teman Ibu dalam mengasuh bayi dan balita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Feb 2013 00:43:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Imunisasi Wajib dan Dianjurkan untuk Balita</title>
		<link>http://bayibalita.com/2013/02/imunisasi-wajib-dan-dianjurkan-untuk-balita/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2013/02/imunisasi-wajib-dan-dianjurkan-untuk-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2013 00:43:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1340</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa orangtua yang masih mengabaikan fungsi imunisasi bagi bayi dan balita mereka. Kebanyakan berpikir bahwa imunisasi tidak memberikan manfaat apapun bagi anak. Padahal imunisasi sangat disarankan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah Indonesia melalui program Program Pengembangan Indonesia (PPI) untuk mencegah 7  penyakit berbahaya yang dapat menyerang anak seperti Polio, Campak, Tetanus, Pertusis, Difteri, Hepatitis B dan TBC.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/02/imunisasi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1341" title="imunisasi" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/02/imunisasi-300x237.jpg" alt="" width="300" height="237" /></a>Ada beberapa orangtua yang masih mengabaikan fungsi imunisasi bagi bayi dan balita mereka. Kebanyakan berpikir bahwa imunisasi tidak memberikan manfaat apapun bagi anak. Padahal imunisasi sangat disarankan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah Indonesia melalui program Program Pengembangan Indonesia (PPI) untuk mencegah 7  penyakit berbahaya yang dapat menyerang anak seperti Polio, Campak, Tetanus, Pertusis, Difteri, Hepatitis B dan TBC.</p>
<p>7 penyakit berbahaya tersebut dapat dicegah dengan 5 jenis imunisasi yang masing-masing pemberiannya disesuaikan dengan usia anak. Berikut ini 5 jenis imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia dan dianjurkan oleh WHO</p>
<p><strong>1. BCG </strong></p>
<p>Vaksin BCG diberikan kepada bayi yang baru saja dilahirkan. Fungsi vaksin BCG untuk mencegah penyakit TBC. Apabila bayi Anda belum diberikan vaksin BCG saat memasuki usia 3 bulan maka diperlukan uji tuberkulin terlebih dahulu sebelum disuntikkan vaksin BCG. Jika hasilnya negatif maka vaksin BCG boleh diberikan.</p>
<p><strong>2. Hepatitis B</strong></p>
<p>Imunisasi Hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali yaitu saat bayi berusia 12 jam atau 12 jam setelah dilahirkan, usia 1 bulan dan 3-6 bulan.</p>
<p><strong>3. Polio</strong></p>
<p>Penyakit Polio adalah penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak Indonesia. Tak heran bila pemerintah Indonesia mencanangkan hari &#8220;Indonesia Bebas Polio&#8221;. Vaksin ini diberikan sebanyak 3 kali yaitu saat bayi berusia 2, 4 dan 6 bulan. Pemberian vaksin Polio diulang kembali saat anak berusia 18 bulan dan 5 tahun. Pemberian Polio-O diberikan saat kunjungan pertama sejak bayi dilahirkan.</p>
<p><strong>4. DPT</strong></p>
<p>Vaksin DPT diberikan untuk mencegah 3 penyakit berbahaya yaitu Difteri, Pertusis dan Tetanus. Pemberian vaksin DPT diberikan saat usia bayi Anda lebih dari 6 minggu, 4 dan 6 bulan. Kemudian diulang kembali saat anak berusia 18 bulan, 5 tahun dan 12 tahun melalui program BIAS SD kelas VI.</p>
<p><strong>5. Campak</strong></p>
<p>Vaksin Campak diberikan sebanyak 2 kali yaitu saat anak berusia 9 bulan, kelas 1 SD (usia 6 tahun) melalui program BIAS SD.</p>
<p>Dan berikut ini adalah beberapa vaksin imunisasi yang dianjurkan</p>
<p><strong>1. HiB (Heamophilus influenzae type B)</strong></p>
<p>Penyakit HiB terjadi karena serangan bakteri Haemophilus inflenzae tipe B. Bakteri ini bisa memunculkan penyakit Meningitis (penyekit yang menyerang selaput keliling otak dan syaraf punggung).  Epiglotitis (Bengkak parah pada belakang tenggorokan). Pneumonia (Infeksi paru-paru). Osteomielitis (Infeksi tulang dan sendi). Selulitis (Infeksi pada bagian bawah kulit, biasanya menyerang muka). Vaksin ini bisa diberikan saat anak berusia 2 bulan dan pengulangan interval 2 bulan sebanyak 3 kali. Kemudian diulang kembali saat anak berusia 15-18 bulan.</p>
<p><strong>2. MMR (Measles, Mumps, Rubella)</strong></p>
<p>Vaksin MMR merupakan pengulangan vaksin campak ditambah dengan vaksin untuk mencegah Gondongan dan Rubela atau (Campak Jerman). Diberikan saat anak berusia 15 bulan dan 6 tahun.</p>
<p><strong>3. Tifoid, Hepatitis A dan Varisela</strong></p>
<p>Vaksin Tifiod diberikan untuk mencegah penyakit Tifus dan Varisela untuk mencegah penyakit cacar air. Vaksin Tifoid dan Hepatitis A diberikan saat anak berusia 2 tahun dan Varisela diberikan saat anak  di atas 10 tahun.  Vaksin Tifoid dapat diulang setiap 3 tahun dan vaksin Hepatitis A hanya diberikan 2 kali dengan interval 6-12 bulan.</p>
<p>Beberapa vaksin yang dianjurkan tadi bukan sebuah kewajiban. Jadi bukan masalah perlu atau tidak perlu. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati dan pilihan memberikan vaksin untuk menjaga kesehatan anak sepenuhnya ditangan Anda, orangtuanya.</p>
<p>Ditulis oleh: Maria Ulfa Eleven Safa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2013/02/imunisasi-wajib-dan-dianjurkan-untuk-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab Anak Terlambat Bicara</title>
		<link>http://bayibalita.com/2013/01/penyebab-anak-terlambat-bicara/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2013/01/penyebab-anak-terlambat-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2013 15:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1331</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan anak dalam merespon hal-hal baru berbeda satu sama lain. Salah satu problem yang kerap dialami anak adalah terlambat bicara atau speech delay. Namun Anda tidak perlu khawatir jika keterlambatan bicara ini terjadi di bawah usia 2 tahun. Seorang anak baru dikatakan mengalami keterlambatan bicara saat si kecil berusia di atas 5 tahun.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/keterlambatan-bicara.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1332" title="keterlambatan bicara" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/keterlambatan-bicara.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sebagai orangtua terutama kaum Ibu yang sehari-hari mengasuh si kecil pasti khawatir jika buah hatinya mengalami keterlambatan bicara atau <em>speech delay</em> di usia 2 tahun ke atas. Anda tak perlu cemas berlebihan karena keterlambatan anak dalam berbicara bisa dilihat dari beberapa faktor. Misalnya faktor keturunan atau gangguan organ tubuh seperti gangguan otak atau pendengaran.</p>
<p>Tapi yang pasti, sikap tenang harus Anda miliki saat si kecil yang sudah menginjak usia 2 tahun belum lancar berbicara. Keterlambatan berbicara pada anak dianggap wajar selagi anak masih bisa merespon ucapan Anda dan menatap mata Anda saat berbicara. Biasanya, anak yang terlambat bicara disebabkan karena terlalu aktif  bergerak sehingga kurang fokus dan konsentrasi. Dalam istilah kedokteran anak yang terlambat bicara disebut <em>Attention Deficit and Hiperactivity Disorder</em> (ADHAD).</p>
<p>Menurut Psikolog Roslina Verauli, batas anak (terutama anak laki-laki) bisa berbicara lancar adalah usia 2 tahun 3 bulan. 3 hal yang harus Anda waspadai dari anak yang terlambat bicara adalah apabila si kecil yang pada usia di atas 2 tahun 3 bulan tidak dapat merespon komunikasi dua arah, anak tidak mengerti bahasa reseptif atau bahasa yang Anda gunakan dan anak tidak mengerti bahasa verbal yang Anda sampaikan.</p>
<p>Jika ketiga hal itu Anda temui pada si kecil. Cobalah beberapa langkah berikut ini.</p>
<p>1. Bawalah anak Anda ke dokter spesialis, psikiater atau psikolog, konsultasikan masalah Anda dan kemungkinan anak Anda akan menjalani terapi bicara.</p>
<p>2. Biarkan si kecil berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Bermain dengan teman sebayanya akan memperkaya kosa kata anak karena bermain memerlukan komunikasi.</p>
<p>3. Jangan biarkan anak terlalu lama menonton televisi atau film anak-anak. Gambar-gambar yang menarik perhatiannya akan membuat anak menjadi pasif.</p>
<p>4. Meski anak belum lancar bicara, jangan malas untuk mengajaknya berkomunikasi. Karena anak-anak dengan problem terlambat bicara memerlukan stimulus yang terus-terusan dilakukan.</p>
<p>5. Ajarkan anak untuk mengucapkan kosa kata yang benar. Misalnya, makan bukan maem. Minum bukan mimi atau num. Susu bukan cucu dan sebagainya.</p>
<p>6. Jangan keburu memberikan label<em> speech delay </em>pada anak sebelum usianya 5 tahun. Anak baru bisa dikatakan mengalami keterlambatan bicara saat usianya di atas 5 tahun.</p>
<p>7. Bersabarlah hingga anak berusia 3 tahun untuk mengetahui apakah anak mengalami keterlambatan bicara. Jika masih di bawah usia 3 tahun, Anda hanya perlu melakukan stimulus kepada anak dengan cara sering melakukan komunikasi dengannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2013/01/penyebab-anak-terlambat-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat Spa Baby</title>
		<link>http://bayibalita.com/2013/01/manfaat-spa-baby/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2013/01/manfaat-spa-baby/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2013 17:35:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita 1 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Ada empat manfaat yang ingin dikembangkan dari baby spa atau pijat pada bayi yaitu melatih kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan sosial dan pengembangan bahasa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/Manfaat-Spa-untuk-bayi2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1315" title="Manfaat Spa untuk bayi" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/Manfaat-Spa-untuk-bayi2-300x255.jpg" alt="" width="300" height="255" /></a>Spa baby atau lebih dikenal dengan baby spa atau pijat bayi saat ini sedang populer. Rangkaian baby spa dimulai dari renang, pijat dan senam khusus bayi (biasanya dilakukan pada bayi di atas 1 tahun ke atas). Jika Anda belum berani untuk melakukan baby spa sendiri di rumah, Anda bisa membawa bayi Anda ke tempat-tempat baby spa yang kini mudah di temui. Anda bisa belajar terlebih dahulu dengan mengamati prosesnya di tempat bayi Anda melakukan baby spa. Kemudian Anda bisa mempraktekkannya di rumah.</p>
<p>Tahap pertama dari baby spa adalah berenang. Bayi Anda akan direndam di air hangat di dalam kolam mini berukuran 60 sampai 100 meter dengan menggunakan pelampung yang dipasang di lehernya. Anda tak perlu mengkhawatirkan keselamatan si kecil karena selama berenang, bayi Anda akan didampingi oleh satu orang terapis. Bayi Anda akan dibiarkan bergerak sesukanya kurang lebih selama 20 menit. Fungsi berenang ini adalah untuk melatih anak untuk berani mencoba hal-hal baru. Perhatikan kondisi si kecil pada menit-menit pertamanya berenang, jika dia terlihat ketakutan Anda jangan memaksa meneruskan berenang. Anda bisa mencobanya lain kali.</p>
<p>Tahap kedua adalah memijat. Setelah lelah berenang, saatnya bayi Anda merasakan nyamannya dipijat. Proses memijat pada bayi sebetulnya sama dengan pijatan pada orang dewasa. Hanya saja kebutuhannya disesuaikan dengan kondisi bayi. Fungsi pijatan bagi bayi adalah untuk membantu bayi Anda tetap rileks, terhindar dari gangguan pencernaan, lebih lelap tidurnya, merangsang sensor motorik kasar dan halus bayi dan menjalin kedekatan antara Ibu dan anak jika pijatan ini dilakukan sendiri di rumah.</p>
<p>Meski pijatannya sama dengan pijatan orang dewasa, tapi memijat bayi harus dengan lembut karena tulang bayi masih sangat lunak. Alur pemijatan juga disesuaikan dengan peredaran darah dan metabolisme tubuh bayi. Sangat dianjutkan melakukan baby spa di tahun pertama si kecil karena beberapa manfaat baby spa diantaranya adalah membuat anak lebih rileks, lebih percaya diri, lebih mudah bergaul, lebih ceria dan lebih sehat.</p>
<p>Ada empat hal yang ingin dikembangkan dari baby spa yaitu melatih kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan sosial dan pengembangan bahasa pada anak.</p>
<p>Selain itu ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum dilakukan baby spa diantaranya adalah jangan lakukan baby spa satu jam setelah si kecil makan dan jangan dilakukan saat jam tidurnya karena anak cenderung rewel jika waktu tidurnya terganggu. Sebuah penelitian yang dilakukan <em>Torch Research Institute di University Miami School of Medicine</em> dikatakan babi spa dapat membantu kenaikan berat badan pada bayi prematur jika dilakukan pemijatan rutin. 45 persen bayi prematur yang melakukan pijat bayi selama tiga kali sehari selama 10 hari berturut-turut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2013/01/manfaat-spa-baby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan si Kecil Butuh Tes Diabetes?</title>
		<link>http://bayibalita.com/2013/01/kapan-si-kecil-butuh-tes-diabetes/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2013/01/kapan-si-kecil-butuh-tes-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2013 21:26:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1305</guid>
		<description><![CDATA[Diabetes bisa menyerang siapapun, termasuk anak-anak. Bagaimana itu terjadi? hal itu terjadi karena sejak dini anak tidak diajarkan untuk melakukan pola hidup yang sehat dari orangtuanya. Mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi seperti coklat, permen dan susu adalah salah satu sumber penyebab obesitas. Anak-anak yang memiliki berat badan berlebih sangat rentan terserang diabetes.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/kidsdiabetes.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1306" title="kidsdiabetes" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2013/01/kidsdiabetes-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Apa yang ada dibenak Anda saat ada seorang anak kecil yang terserang diabetes?. Atau pernahkah Anda membayangkan anak Anda yang lucu dan manis itu tiba-tiba terserang diabetes?. Bukan tidak mungkin diabetes menyerang anak-anak akibat pola makan dan camilan yang diberikan salah.</p>
<p>Misalnya, anak Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan camilan yang berkadar gula tinggi. Lalu, kapan saatnya Anda melakukan tes diabetes untuk anak Anda? Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang bisa membantu Anda mengenai masalah diabetes pada anak.</p>
<p>Diabetologist sekaligus Senior Consultant with Action Diabetic Centre, Dr Jaggi Shalini mengatakan diabetes yang menyerang anak-anak dimulai saat masa kehamilan dan Ibu yang terjangkit diabetes. Dapatkan Ibu hamil yang mengidap diabetes melahirkan anak yang juga akan mengidap penyakit diabetes. &#8220;Tidak juga tapi kemungkinan anaknya akan mengidap penyakit diabetes tipe 2 di kemudian hari,&#8221; ujar Jaggi seperti yang dikutip dari Healthmeup.</p>
<p>Kapan saat yang tepat dilakukan tes diabetes?. Anak yang terlahir dari Ibu yang mengidap penyakit diabetes akan diuji apakah si anak mengidap diabetes juga saat baru dilahirkan. &#8220;Tidak ada set protokol yang akan diuji kepada anak saat melakukan tes diabetes. Tapi yang diperlu diperhatikan adalah tanda-tanda si anak terkena diabetes seperti mudah lelah, sering buang air kecil dan infeksi kandung kemih,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah anak-anak dengan berat badan yang berlebihan atau obesitas, sering buang air kecil dan saluran kencing yang terinfeksi. Ini adalah gejala awal yang semua orangtua harus mewaspadainya. Pola hidup yang tidak sehat dapat mempengaruhi siapapun. Anda bisa mencegahnya dengan menggantinya dengan pola hidup yang sehat, diet dan berolah raga.</p>
<p>&#8220;Diabetes pada anak bisa dihindari jika anak melakukan pola hidup yang sehat sejak dini, makanan yang dijaga, olah raga teratur dan tidak obesitas,&#8221; terang Jaggi Shalini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2013/01/kapan-si-kecil-butuh-tes-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajarkan Anak Gosok Gigi</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/12/mengajarkan-anak-gosok-gigi/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/12/mengajarkan-anak-gosok-gigi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2012 14:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1288</guid>
		<description><![CDATA[Gosok gigi merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan mulut. Gosok gigi mencegah beberapa keluhan pada gigi seperti radang gusi, gigi berlubang dan tumbuhnya karang gigi. Perwatan gigi harus dilakukan sejak dini yakni sejak masin anak-anak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/12/gosok-gigi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1289" title="gosok gigi" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/12/gosok-gigi-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Tahukah Anda bahwa hanya 20 persen dari penduduk dunia -termasuk anak-anak- yang bisa menggosok giginya dengan baik dan benar? Ya, karena menggosok gigi yang benar membutuhkan waktu yang cukup lama yakni 5 menit. Dan kebanyakan orang hanya menggosok gigi kurang dari 1 menit. Padahal, menggosok gigi adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi. Terlebih menjaga kesehatan gigi sejak dini yakni sejak masa anak-anak.</p>
<p>Menggosok gigi akan membantu mengurangi radang gusi, gigi berlubang dan karang gigi. Biasanya aktifitas menggosok gigi dilakukan usai makan. Bagi anak-anak menggosok gigi dilakukan juga usai dia mengunyah permen atau makanan manis lainnya seperti coklat. Kebanyakan orang tua mengalami kesulitan dalam mengajarkan anak untuk rajin gosok gigi. Tidak mudah memang pada awalnya tapi Anda perlu mencobanya. Berikut ini adalah tips agar anak Anda mau menggosok gigi.</p>
<p>1. Biarkan anak-anak gosok gigi di waktu yang sama agar hal ini menjadi sebuah rutinitas.</p>
<p>2. Biarkan anak-anak memilih sendiri sikat giginya. Di super market sudah banyak model sikat gigi khusus anak-anak dengan gambar atau tokoh favorit anak.</p>
<p>3. Berikan anak-anak pilihan, apakah akan menggosok sendiri giginya atau dibantu oleh Anda.</p>
<p>4. Berikan buku cerita yang berkaitan dengan pentingnya gosok gigi. Bacakan cerita tersebut saat anak sedang bermain atau menjelang tidur.</p>
<p>5. Saat menggosok gigi, berikan pasta gigi sedikit saja karena tanpa disadari anak-anak kerap menelan pasta gigi saat menggosok gigi. Pemberian pasta gigi yang terlalu banyak akan membahayakan gigi susu anak.</p>
<p>6. Gantilah sikat gigi anak setiap3 bulan sekali.</p>
<p>7. Periksa kesehatan gigi anak tiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/12/mengajarkan-anak-gosok-gigi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>18 Info Penting Bagi Ibu Hamil</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/12/18-info-penting-bagi-ibu-hamil/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/12/18-info-penting-bagi-ibu-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2012 23:13:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1280</guid>
		<description><![CDATA[Segera setelah Anda dinyatakan positif hamil oleh dokter, Anda akan menerima banyak informasi seputar kehamilan baik yang fakta maupun sekedar mitos. Tidak semua informasi seputar kehamilan yang Anda dengar sepenuhnya benar. Untuk itu kami meminta Dr Shilpa Mitthal, seorang ahli gizi, konsultan diet dan pendiri kesehatan Nutrilife manajemen dan Dr Sunita Pathania dari Mumbai, India untuk memberikan 18 informasi penting bagi Ibu hamil.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/12/healthinsurancev_600x450.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1281" title="healthinsurancev_600x450" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/12/healthinsurancev_600x450-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Segera setelah Anda dinyatakan positif hamil oleh dokter, Anda akan menerima banyak informasi seputar kehamilan baik yang fakta maupun sekedar mitos. Tidak semua informasi seputar kehamilan yang Anda dengar sepenuhnya benar. Untuk itu kami meminta Dr Shilpa Mitthal, seorang ahli gizi, konsultan diet dan pendiri kesehatan Nutrilife manajemen dan Dr Sunita Pathania dari Mumbai, India untuk memberikan 18 informasi penting bagi Ibu hamil.</p>
<p><strong>1. Periksa Kadar Tiroid </strong></p>
<p>Dr Shilpa mengatakan ada metabolisme kurang aktif yang bisa terjadi saat kehamilan terjadi. Hal itu biasa disebut hipotiroidisme dan itu sering tidak terdeteksi pada awal kehamilan. Hipotiroidisme mengakibatkan cacat pada bayi atau keguguran. Segera lakukan pengecekan kadar tiroid Anda setelah dokter menyatakan Anda positif hamil. Pengobatan kelenjar tiroid pada awal kehamilan tergolong aman.</p>
<p><strong>2. Hidrasi</strong></p>
<p>70 % tubuh manusia terdiri dari cairan. Asupan cairan yang cukup selama kehamilan sangat penting bagi Anda dan janin Ada. Cairan yang cukup akan mencegah terjadinya keguguran, gangguan pencernaan dan infeksi urin. Asupan cairan yang ideal yang harus Anda konsumsi satu hari adalah 12 gelas (200 mili per gelas) atau setara dengan 2400 mili air.</p>
<p><strong>3. Jauhi Kucing</strong></p>
<p>Hindari kucing selama kehamilan karena binatang cantik berbulu ini mengandung parasit yang bisa menyebabkan infeksi toksoplasmosis. Toksoplasmosis mengakibatkan kebutaan pada bayi dan kerusakan otak bayi.</p>
<p><strong>4. Makan Pisang untuk Mencegah Kram</strong></p>
<p>Kaki kram kerap terjadi saat kehamilan. Untuk mencegah kaki kram, pastikan Anda memakan pisang sebelum tidur. Kandungan potasium yang terdapat pada pisang membantu mencegah dan meredakan nyeri otot.</p>
<p><strong>5. Olah raga</strong></p>
<p>Olah raga sangat penting bagi Ibu hamil. Tapi pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memulai olah raga jenis apapun yang tergolong aman untuk Ibu hamil. Hindari olah raga berat seperti angkat beban dan menahan nafas terlalu lama karena menahan nafas akan menghambat pasokan oksigen ke janin Anda. Olah raga yang dianjurkan Dr Shilpa adalah jalan kaki, pilates dan yoga.</p>
<p><strong>6. Konsumsi Makanan Kaya Asam Folat</strong></p>
<p>Asam folat sangat dibutuhkan janin Anda diawal masa kehidupannya di rahim Anda. Penuhi asupan asam folat Anda yaitu 400 sampai dengan 800 mikrogram tiap hari. Asam folat banyak ditemukan di sayuran berwarna hijau, kacang kering dan buah jeruk. Makanlah makanan yang mengandung asam folat secukupnya karena kelebihan asam folat juga tidak baik untuk janin Anda.</p>
<p><strong>7. Kurangi Kafein, Alkohol dan Rokok</strong></p>
<p>Kafein yang terdapat pada kopi, alkohol dan rokok adalah ketiga hal yang harus Anda hindari selama kehamilan. Hindari asap polusi juga karena akan berdampak pada jantung bayi Anda.</p>
<p><strong>8. Kenakan Sabuk Pengaman </strong></p>
<p>Gunakan sabuk pengaman saat Anda menaiki mobil dan jangan duduk terlalu dekat dengan kantong udara atau air bag.</p>
<p><strong>9. Tidur Cukup</strong></p>
<p>Tidur yang cukup atau 8 jam sehari akan membuat Anda terlihat fresh. Waktu tidur yang cukup akan sangat baik bagi Anda dan janin karena tidur malam mengembalikan energi Anda yang terkuras seharian. Banyak Ibu hamil yang mengalami insomnia selama kehamilan, cobalah membeli bantal kehamilan agar Anda nyaman saat tidur. Gunakan penerangan yang temaram agar suasana tidur makin terasa.</p>
<p><strong>10. Hindari Daging Mentah</strong></p>
<p>Hindari makanan yang masih mentah seperti ikan pada sajian sushi, ayam yang dibakar setengah matang dan telur setengah matang. Makanan yang dimasak kurang matang beresiko mengakibatkan bakteri salmonella. Bakteri ini sangat tidak baik untuk perkembangan janin Anda.</p>
<p><strong>11. Jaga Kesehatan Mulut</strong></p>
<p>Jagalah kesehatan mulut Anda selama kehamilan dengan rutin menggosok gigi 3 kali sehari. Terkadang, masalah gigi bisa muncul saat kehamilan misalnya gusi bengkak dan berdarah. Kunjungi dokter gigi enam bulan sekali untuk mengecek kesehatan gigi Anda.</p>
<p><strong>12. Buat Kaki Anda Nyaman</strong></p>
<p>Memasuki trimester akhir, kasus kaki bengkak pada Ibu hamil kerap terjadi. Ukuran sepatu dan sandal pun berubah serta menganggu kenyamanan dalam beraktifitas. Pakailah sepatu atau sandal yang nyaman untuk kaki Anda. Pastikan Anda tidak terganggu dengan pembengkakan yang terjadi pada kaki Anda. Sepulang bekerja, Anda bisa merendam kaki Anda dengan air hangat yang ditaburi garam.</p>
<p><strong>13. Jangan Terlalu Banyak Makan Daging</strong></p>
<p>Kurangi konsumsi daging merah dan ayam. Karena kandungan pestisida dan obat-obatan yang disuntikkan pada daging dan ayam akan menganggu pertumbuhan janin Anda.</p>
<p><strong>14. Hindari Sauna dan Spa</strong></p>
<p>Sauna dan spa tidak dianjurkan pada Ibu hamil karena akan menimbulkan kontraksi pada rahim.</p>
<p><strong>15. Cobalah Akupuntur</strong></p>
<p>Akupuntur dapat mengobati sembelit selama kehamilan, insomnia dan rasa cemas berlebihan saat hamil. Terapi akupuntur sangat aman dan diperbolehkan saat Anda hamil.</p>
<p><strong>16. Jauhi Kosmetik</strong></p>
<p>Hindari kosmetik yang memiliki kandungan kimia yang tinggi. Penggunaan kosmetik dengan bahan-bahan berbahaya seperti adanya merkuri dalam kosmetik tersebut akan mempengaruhi pertumbuhan janin Anda. Akan lebih baik Anda tampil natural selama 9 bulan demi kesehatan janin Anda.</p>
<p><strong>17. Jaga Berat Badan</strong></p>
<p>Jagalah berat badan Anda tetap dalam keadaan stabil yakni tidak terlalu kurus dan tidak overweight.  Paling tidak Anda harus mendapatkan 1 pon di trimester kehamilan Anda. Cukup kebutuhan kalori Anda setiap hari dengan 135 kalori .</p>
<p><strong>18. Hindari Membawa Beban Berat</strong></p>
<p>Perubahan gravitasi Anda saat hamil akan berubah yakni terpusat di depan. Seiring besarnya kehamilan, Anda akan kesulitan membawa barang-barang berat. Mintalah seseorang untuk membawakan belanjaan Anda ke dalam mobil atau mintalah tolong kepada suami untuk membawa ember cucian yang sudah dikeringkan untuk dijemur. Hindari mengangkat beban berat karena beresiko rahim tertekan dan sakit punggung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/12/18-info-penting-bagi-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kualitas ASI di Tahun Kedua</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/10/kualitas-asi-di-tahun-kedua/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/10/kualitas-asi-di-tahun-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2012 15:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[asi]]></category>
		<category><![CDATA[ASI di tahun kedua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1263</guid>
		<description><![CDATA[Banyak kaum Ibu yang meragukan kualitas ASI-nya di tahun kedua menyusui. Sebagian bertahan tetep memberikan ASI, sebagian terlena dan menyerahkan asupan gizi anaknya pada susu formula. Padahal, kualitas ASI justru semakin baik seiring dengan pertumbuhan anak Anda lho.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maria Ulfa Eleven Safa &#8211; Bayibalita</strong></p>
<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/IBU-menyusui-ASI-21.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1265" title="IBU menyusui ASI 2" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/IBU-menyusui-ASI-21-300x268.jpg" alt="" width="300" height="268" /></a>Air Susu Ibu (ASI) tetap susu yang terbaik bagi si kecil meski sudah menginjak usia 1 tahun lebih. Sayangnya, banyak kaum Ibu yang tidak percaya diri dengan kualitas ASI-nya di tahun kedua menyusui. Gempuran iklan susu formula di televisi mampu merontokkan semangat para Ibu untuk menyusui hingga dua tahun kepada bayinya.</p>
<p>Padahal, United Nations Children&#8217;s Foundation (UNICEF) merekomendasikan untuk menyusui selama 2 tahun. Rekomendasi tersebut tentu bukan tanpa alasan, karena memang kualitas ASI di tahun kedua justru semakin baik.</p>
<p>Berikut ini manfaat pemberian ASI di tahun kedua untuk si kecil</p>
<p>1. Kandungan imunitas pada ASI di tahun kedua meningkat. Zat antibodi tersedia cukup besar selama proses menyusui dan sebuah penelitian menyebutkan bahwa zat antibodi justru semakin meningkat di tahun kedua dan masa penyapihan.</p>
<p>2. Menyusui mencegah resiko terserang alergi dan asma. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan kemudian diteruskan hingga usia 2 tahun bisa mencegah bayi terserang asma dan alergi. Makin lama bayi disusui langsung, itu berarti makin lama Anda mengulur si kecil untuk bersinggungan langsung dengan sumber alergi. Di dalam kandungan ASI terdapat zat pelindung usus dan melapisi usus bayi, sehingga mencegah molekul penyebab alergi untuk masuk ke dalam darah.</p>
<p>3. Memperkecil resiko sakit pada anak usia 16-30 bulan. Sebuah penelitian mengenai ASI di Amerika Serikat menyebutkan anak-anak yang disusui antara usia 16-30 bulan lebih jarang sakit dibanding anak-anak yang tidak disusui langsung oleh Ibunya. Kalaupun sakit, anak-anak yang masih menyusu ASI akan cepat pulih kesehatannya.</p>
<p>4. ASI sangat dibutuhkan saat anak Anda sakit. ASI bisa memenuhi gizi anak-anak di bawah usia 3 tahun saat sakit. Karena biasanya, saat sakit anak-anak kehilangan nafsu makan.</p>
<p>5. ASI di tahun kedua memiliki sumber lemak dan vitamin A yang tidak tergantikan. Hal itu ditemukan berdasarkan penelitian yang dilakukan Adelheid W Onyango dan teman-temannya.</p>
<p>6. ASI di tahun kedua kaya akan nutrisi. Kandungan lemak dan energi pada ASI semakin meningkat di tahun kedua dibandingkan dengan ASI pada Ibu yang menyusui lebih singkat.</p>
<p>Dalam setiap 448 mili ASI terdapat zat-zat yang dibutuhkan anak, diantaranya:</p>
<p>Memenuhi 29% kebutuhan energinya, 43% kebutuhan proteinnya, 36% kebutuhan kalsiumnya, 75% kebutuhan vitamin A, 76% kebutuhan folatnya, 94% kebutuhan vitamin B-12 dan 60% kebutuhan vitamin C-nya.</p>
<p>Nah, masih meragukan kualitas ASI di tahun kedua?</p>
<p>(Diambil dari berbagai sumber)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/10/kualitas-asi-di-tahun-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baik dan Buruk Empeng</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/10/baik-dan-buruk-empeng/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/10/baik-dan-buruk-empeng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 09:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh Kembang]]></category>
		<category><![CDATA[dot]]></category>
		<category><![CDATA[empeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1258</guid>
		<description><![CDATA[Perdebatan baik dan buruk empeng atau dot bagi anak-anak masih berlanjut. Sebagian pakar kesehatan mengatakan empeng atau dot bisa menghambat pertumbuhan gigi, memperlambat kemampuan berbicara dan zat-zat kimia yang terdapat di dalam empeng atau dot bisa membahayakan ginjal si kecil.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/empeng.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1259" title="empeng" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/empeng-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" /></a> Perdebatan baik dan buruk empeng atau dot bagi anak-anak masih berlanjut. Sebagian pakar kesehatan mengatakan empeng atau dot bisa menghambat pertumbuhan gigi, memperlambat kemampuan berbicara dan zat-zat kimia yang terdapat di dalam empeng atau dot bisa membahayakan ginjal si kecil.</p>
<p>Sebuah penelitian yang dilakukan <em>The American Academy of Pediatrict</em> menemukan empeng bisa mencegah kematian tiba-tiba pada bayi atau <em>Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)</em>. Bayi yang baru lahir biasanya kerap tiba-tiba kaget dan sulit bernafas saat tidur. Nah, pada empeng ini rupanya bisa meminimalisir terjadinya kematian tiba-tiba pada bayi. Namun, Anda harus melepaskan empeng jika bayi Anda sudah menginjak 1 tahun lebih.</p>
<p>Empeng, menurut pengarang <em>Heading Home withYour Newborn: From Birth to Reality</em>, Jennifer Shu MD, bisa membantu bayi menjadi lebih tenang dan rileks. Terutama pada bayi-bayi kolik. Pada bayi-bayi yang memiliki daya hisap besar, empeng sangat memenuhi kebutuhan ini.</p>
<p>Pakar kesehatan hanya merekomendasikan penggunaan empeng di bawah satu tahun. Karena akan lebih mudah melepas ketergantungan anak pada empeng di usia di bawah 1 tahun. Pada beberapa kasus, banyak anak-anak yang sudah menginjak usia sekolah masih sulit dipisahkan dari empengnya. Padahal, ngempeng hingga di atas satu tahun bisa menganggu pertumbuhan giginya.</p>
<p>Berikut ini ada beberapa tips untuk mengentikan kebiasaan anak ngempeng:</p>
<p>1. Bertahap: memang akan sulit menjauhkan anak dari empengnya. Tapi Anda tidak boleh menyerah. Pertama, ijinkan anak hanya ngempeng saat tidur saja atau didalam rumah saja.</p>
<p>2. Alihkan dengan mainan lain</p>
<p>3. Buang ke tong sampah</p>
<p>4. Berikan reward jika anak bisa melepas empengnya selamanya</p>
<p>5. Terbangkan ke awan dengan cara mengikat empeng di balon udara, lalu terbangkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/10/baik-dan-buruk-empeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyajikan ASI Perahan</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyajikan-asi-perahan/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyajikan-asi-perahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2012 08:29:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menyajikan ASI Perahan]]></category>
		<category><![CDATA[teknik memerah asi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1254</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Anda mengetahui bagaimana memerah Air Susu Ibu (ASI) dan cara menyimpan ASI perahan di dalam kulkas, maka Anda juga perlu tahu bagaimana menyajikan ASI perahan untuk bayi Anda. Berikut ini ada dua cara menyajikan ASI perahan dari kulkas yaitu ASI perahan yang sudah beku dan ASI perahan yang tidak beku.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/bayi-menyusui-asi-perahan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1255" title="bayi menyusui asi perahan" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/bayi-menyusui-asi-perahan-300x180.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a>Setelah Anda mengetahui bagaimana <a href=" http://bayibalita.com/2010/07/teknik-memerah-asi/">memerah Air Susu Ibu (ASI)</a> dan <a href=" http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyimpan-asi-perahan/">cara menyimpan ASI perahan</a> di dalam kulkas, maka Anda juga perlu tahu bagaimana menyajikan ASI perahan untuk bayi Anda. Berikut ini ada dua cara menyajikan ASI perahan dari kulkas yaitu ASI perahan yang sudah beku dan ASI perahan yang tidak beku.</p>
<p><strong>Cara Menyajikan ASI Perahan Beku</strong></p>
<p>1. Pada prinsipnya, pemberian ASI perahan kepada bayi adalah yang pertama masuk ke kulkas atau<em> first in first out. </em>Untuk itu, pemberian label seperti tanggal dan jam diperahnya ASI begitu penting.</p>
<p>2. Keluarkan ASI beku dari dalam kulkas dan diamkan semalaman atau Anda bisa merendam ASI beku didalam air biasa. Setelah mencair dan bersuhu ruangan, Anda bisa merendam ASI perahan tersebut di air hangat kuku.</p>
<p>3. Perubahan suhu ASI perahan secara bertahap ini perlu untuk menjaga komposisi ASI agar tidak rusak.</p>
<p>4. ASI yang tidak habis tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam kulkas, jika sudah tidak diminum sebaiknya dibuang.</p>
<p><strong>Cara Menyajikan ASI Tidak Beku atau Dingin</strong></p>
<p>1. Keluarkan ASI dari dalam kulkas (bagian tengah kulkas).</p>
<p>2. Diamkan sampai ASI sama dengan suhu ruangan.</p>
<p>3. Rendam dengan air hangat atau diberikan begitu saja pada bayi. Sebetulnya tidak ada aturan baku ASI perahan yang disimpan didalam kulkas, terutama yang tidak beku untuk direndam didalam air hangat. Ada beberapa bayi yang memang suka dengan ASI yang disajikan dingin.</p>
<p>4. Bila ASI dihangatkan dengan bottle warmer, Anda harus memperhatikan suhunya karena ASI yang dihangatkan dengan bottle warmer tidak boleh melebihi 40 derajat celcius.</p>
<p>5. Dilarang menghangatkan ASI menggunakan air panas, di oven, microwive, apalagi direbus di atas kompor karena akan merusak nutrisi dan senyawa-senyawa di dalam ASI.</p>
<p>6. Sebelum diberikan, Anda cicipi dulu ASI tersebut. Bila rasanya tidak berubah, Anda bisa memberikan kepada bayi Anda. Kocok dengan perlahan karena biasanya ASI yang didinginkan membentuk sedikit lapisan krim di bagian atas. Pengocokan ini akan membantu krim tersebut membaur dengan ASI yang cair.</p>
<p>7. Tidak disarankan untuk memberikan ASI perahan dengan dot karena akan membuat bayi bingung puting dan malas menyusu langsung dengan ibunya. Sebaiknya gunakan sendok kecil saat memberikan ASI perahan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyajikan-asi-perahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyimpan ASI Perahan</title>
		<link>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyimpan-asi-perahan/</link>
		<comments>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyimpan-asi-perahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2012 04:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamakenzieworkathome</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[ASI Perahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menyimpan ASI Perahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayibalita.com/?p=1249</guid>
		<description><![CDATA[Menyimpan ASI perahan tentu tidak sulit, namun Anda perlu mengetahui "ilmu"nya agar tidak salah. Karena menyimpan ASI perahan dengan cara yang salah akan membuat ASI menjadi rusak. Berikut ini adalah beberapa cara menyimpan ASI perahan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/asi-perahan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1250" title="asi perahan" src="http://bayibalita.com/wp-content/uploads/2012/10/asi-perahan.jpg" alt="" width="259" height="194" /></a>Kembali bekerja setelah cuti melahirkan tentu akan terasa berat bagi Ibu yang masih menyusui bayinya. Namun Anda tidak perlu khawatir lagi karena Air Susu Ibu (ASI) Anda bisa diperah dan disimpan di lemari pendingin agar tetap bisa disajikan meski Anda seharian bekerja.</p>
<p>Menyimpan ASI perahan tentu tidak sulit, namun Anda perlu mengetahui &#8220;ilmu&#8221;nya agar tidak salah. Karena menyimpan ASI perahan dengan cara yang salah akan membuat ASI menjadi rusak. Berikut ini adalah beberapa cara menyimpan ASI perahan.</p>
<p>1. Siapkan tempat untuk menaruh ASI perahan. Biasanya tempat ASI perahan berupa botol kaca yang memiliki tutup karet dan plastik yang tahan panas.</p>
<p>2. Bersihkan wadah penyimpanan ASI perahan dengan cara dicuci.</p>
<p>3. Untuk memudahkan, sebaiknya tempat yang dipakai untuk menyimpan ASI perahan disesuaikan dengan ukuran sekali minum untuk bayi Anda. Misalnya 60 mili. Karena ASI yang sudah tersentuh air liur bayi tidak boleh disimpan kembali di dalam kulkas.</p>
<p>4. Jangan pakai tempat penyimpan ASI yang berwarna atau ada gambarnya karena kemungkinan cat yang melekat pada gambar tersebut akan meleleh saat wadah disterilkan dengan air panas.</p>
<p>5. Berilah label seperti tanggal dan jam saat Anda memerah ASI pada botol ASI tersebut. Tujuannya adalah untuk memudahkan Anda untuk melihat masa kadaluarsa dari ASI perahan.</p>
<p>6. ASI perahan yang akan diberikan kepada bayi kurang dari 6 jam, ASI tersebut tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas.</p>
<p>7. ASI yang disimpan di dalam freezer dengan suhu -18 derajat celsius bisa bertahan hingga 3-6 bulan.</p>
<p>8. Jangan mengisi ASI perahan dengan penuh di botol ASI karena ASI akan memuai jika membeku. Sebaiknya sisakan seperempat dari ukuran botol ASI.</p>
<p>9. ASI perahan yang sudah dibekukan selama 6 bulan sebaiknya dibuang. Karena pembekuaan ASI selama 6 bulan tersebut mengubah komposisi ASI. Misalnya senyawa-senyawa yang bisa melawan organisme berbahaya bagi tubuh.</p>
<p>10. Jangan menyimpan ASI dibagian pintu karena lokasi ini suhunya bisa berubah saat pintu dibuka dan ditutup. Lokasi yang aman untuk menyimpan ASI perahan adalah di bagian tengah kulkas dan freezer.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayibalita.com/2012/10/cara-menyimpan-asi-perahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
