Kecanduan Junk Food=Narkoba?
June 29, 2012 Resep MPASI, Resep makanan balita, Tumbuh Kembang
Banyak orangtua yang tidak mau repot menyiapkan makanan sehat untuk anak-anak. Padahal menyiapkan makanan sehat sejak dini merupakan salah satu investasi masa depan. Alhasil, banyak yang menyerahkan kebutuhan perutnya pada restoran cepat saji alias membeli makanan junk food. Tahukah Anda, bahwa junk food bisa menimbulkan kecanduan bagi orang yang memakannya? Bahkan, candu yang dirasakan sama dengan orang yang kecanduang dengan narkoba.
Sebuah penelitian yang dilakukan Rockefeller University menemukan bahwa kandungan lemak dan gula yang terdapat dalam junk food dibaca sebagai bahan kimia yang bisa menimbuklan rasa senang di otak. Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan akan menyebabkan ketidakseimbangan zat kimia yang menyebabkan kecanduan sehingga sensor otak akan menangkap bahwa makanan cepat saji adalah menu wajib yang harus disantap.
Penemuan-penemuan ilmiah lain
Penelitian yang sama dilakukan oleh Scripps Researcher Institute. Mereka menjadikan tikus sebagai kelinci percobaan pada penelitian tersebut. Tikus yang diberi makanan cepat saji dalam porsi yang sedikit lebih sehat daripada tikus yang diberi makanan cepat saji dalam porsi yang banyak. Tikus yang banyak memakan junk food berpotensi terkena penyakit obesitas. Para peneliti ini juga meneliti otak tikus yang memakan junk food secara berlebihan. Hasilnya, tikus tersebut memang membutuhkan stimulasi yang berlebihan untuk memperoleh kesenangan dengan kembali mengkonsumsi junk food.
Sebuah penelitian yang diterbitkan Nature Neuroscience menyebutkan otak manusia mungkin bereaksi yang sama terhadap junk food dan obat-obatan terlarang seperti kokain dan heroin. Bahkan, kepala penelitian Dr Paul Kenny mengatakan junk food memiliki sifat adiktif. “Obesitas terjadi akibat pola makan yang kompulsif. Untuk itu, kecanduan obat-obatan mungkin sangat bagus untuk mereka yang memiliki obesitas. Penelitian ini meneliti apa yang terjadi pada otak saat hewan-hewan ini memakan makanan yang tinggi kalori dan lemak” kata dia.
Kecanduan yang fatal
Ketika tikus-tikus yang dijadikan kelinci percobaan memakan junk food, mereka akan menolak makanan sehat. Bahkan, mereka rela kelaparan daripada memakan makanan sehat yang disodorkan para peneliti. Junk food bagaikan obat-obat terlarang bagi mereka. Mereka menemukan kesulitan untuk lepas dari junk food. Mereka cenderung makan berlebihan dan lebih senang melahap makanan berlemak.
Dalam buku The Food-Mood Solution, Jack Challem, mengatakan dalam beberapa hal Anda perlu melihat junk food seperti para pecandu alkohol berpendapat tentang alkohol. “Satu gigitan itu terlalu banyak tapi 1000 gigitan juga tidak cukup,”
Junk food, selain minim kandungan gizi juga ternyata tidak baik untuk tubuh manusia jika dikonsumsi berlebihan. Bayangkan jika hal itu dikonsumsi sejak dini oleh anak-anak. Sebaiknya Anda membuat makanan sehat sendiri untuk anak Anda. Repot sedikit tak masalah yang penting anak sehat. Nah, masih mau melahap junk food secara berlebihan?
- Imunisasi Wajib dan Dianjurkan untuk Balita
- Penyebab Anak Terlambat Bicara
- Manfaat Spa Baby
- Kapan si Kecil Butuh Tes Diabetes?
- Mengajarkan Anak Gosok Gigi
Comments (1)




saat ana mencari sesuatu, gua menemukan post tentang Bayi Balita » Kecanduan Junk Food=Narkoba? dari hasil. terima kasih telah berbagi, thanks ya