Muntah Proyektil

June 14, 2011 Bayi

muntah proyektilDengan memahami apa yang dapat menyebabkan bayi muntah serta perbedaan-perbedaan jenis muntah pada bayi, dapat membantu mengurangi ketakutan dan rasa putus asa para orang tua ketika si Kecil terlihat kurang sehat.

Secara garis besar, terdapat tiga jenis muntah pada bayi, yaitu muntah mengalir, possetting (gumoh), dan muntah proyektil. Muntah mengalir terjadi ketika katup yang ada di bagian atas perut terbuka dan memungkinkan apapun yang ada di dalam perut mengalir keluar secara perlahan.

Sebagian besar bayi akan dapat mengatasi jenis muntah ini pada saat mereka mencapai usia balita. Jenis muntah yang kedua adalah possetting atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan istilah gumoh, muntah jenis ini terjadi hampir setiap  pada setiap bayi, terutama setiap selesai makan atau minum susu. Possetting biasanya keluar dalam jumlah kecil.

Namun jenis muntah yang paling menjadi perhatian para orang tua adalah muntah proyektil. Muntah jenis ini adalah muntah yang terjadi dengan dorongan yang sangat keras. Kadang-kadang, pada saat bayi mengalami muntah proyektil, jumlah susu yang dimuntahkan ke luar  terlihat banyak.

Namun sebenarnya hanya seperseribu dari jumlah terakhir yang dikonsumsi. Jika bayi Anda mengalami muntah proyektil, ada beberapa hal yang  harus diwaspadai. Bisa jadi si Kecil terkena virus sederhana. Namun jika bayi Anda mengalami muntah proyektil segera setelah dia makan atau minum susu, atau berat badan si Kecil tidak bertambahkan disebabkan oleh muntah proyektil, barangkali si Kecil menderita Pyloric Stenosis.

Pyloric Stenosis dapat dengan mudah dikoreksi dengan operasi, tetapi dapat menjadi sangat berbahaya jika tidak didiagnosa dan ditangani dengan tepat.

Jika bayi Anda sering mengalami muntah proyektil, atau jika Anda menemukan darah atau cairan berwarna kuning seperti cairan empedu pada muntahan si kecil, Anda harus segera menemui dokter Anda. Selain sebagai gejala dari Pyloric Stenosis, muntah proyektil bisa juga menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang salah pada bayi Anda

Related Posts with Thumbnails

Tags: ,



Related Post

Leave a Reply