Bayi Alergi Susu Sapi

December 12, 2010 Bayi

Berapa besar kemungkinan bayi mempunyai alergi terhadap susu sapi?

Kasus alergi terhadap susu sapi memang lebih banyak ditemui pada bayi. Statistik terakhir menyimpulkan bahwa sekitar 2-3% bayi memiliki alergi terhadap protein yang terdapat dalam susu sapi. Jika hal ini terjadi, maka bayi tidak dapat menerima susu formula, karena susu sapi merupakan bahan dasar hampir seluruh susu formula.
Namun rata-rata alergi ini akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia si bayi.

Bagaimana proses Alergi tersebut terjadi?

Alergi susu sapi terjadi ketika sistem kekebalan (immune system) tubuh si bayi salah dalam menilai, sehingga ia menyangka susu sapi merupakan sesuatu yang membahayakan dan ia bereaksi untuk melawannya. Ini akhirnya memicu reaksi alergi, yang menyebabkan si bayi rewel, gelisah, serta timbul gejala-gejala alergi lainnya.
Para ahli mempercayai bahwa kelainan ini berkaitan dengan keturunan dan biasanya memang akan menghilang setelah si kecil berusia 3-5 tahun.

Dapat dipastikan bahwa bayi yang alergi susu sapi ternyata juga alergi terhadap susu kambing dan domba. Sebagian kecil lagi juga ternyata alergi terhadap protein yang terdapat dalam susu kedelai.

Kabar gembiranya adalah, dari data Statistik menunjukan bahwa bayi yang menerima ASI Eksklusif malah memiliki resiko alergi susu sapi yang lebih rendah dibandingkan dengan yang mengkonsumsi susu formula. Jadi, jika saatnya anak sudah harus disapih, misalnya si ibu dalam keadaan hamil hingga tidak dapat meneruskan menyusui, jangan khawatir jika harus menyapih bayi dengan susu formula. Namun demikian, usahakan bayi mendapat haknya untuk ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.

Related Posts with Thumbnails

Tags: , ,



Related Post

Leave a Reply