Kulit Bayi Keriput?
Seringkali kulit bayi terlihat keriput saat baru lahir hingga minggu-minggu awal kelahirannya. Mengapa? Wajar kah? apakah berbahaya?
Seperti halnya organ tubuh miliknya yang lain, kulit si bayi mungil tersebut masih belum berfungsi dengan sempurna. Walaupun struktur dan komponen pembentuknya sudah lengkap. Permukaan kulit bayi yang baru lahir mengandung lapisan yang disebut vernix caseosa. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung saat bayi keluar dari kandungan ibu. Lapisan kulit tersebut akan terlepas sendiri dalam beberapa hari.
Lapisan pelindung atau vernix caseosa tersebut perlahan mengelupas di minggu-minggu awal kelahirannya. Proses pengelupasan tersebut yang menyebabkan kulit bayi terlihat keriput. Perlahan-laham kulit yang keriput tersebut akan berubah menjadi kulit bayi yang halus dan mengilap.
Untuk itulah perawatan kulit bayi baru lahir sangat penting dilakukan agar senantiasa bersih dan terlindung dari iritasi dan infeksi. Berikut tips bagaimana merawat kulit baru lahir yang terlihat keriput:
- Kalau lapisan vernix caseosa masih terlihat, kulit bayi tak perlu digosok keras karena lapisan itu justru memberi perlindungan pada kulit bayi.
- Bersihkan kulit bayi dengan hari-hati menggunkana air hangat
- Bayi yang lahir normal atau bukan prematur dan tidak hypo alergic tidak perlu diberi sabun khusus atau medicated soap. Lebih dianjurkan menggunakan sabun khusus bayi yang biasanya berkadar sabun rendah, tidak berbau dan tidak berwarna.
[kontributor: muti dewo]
- Kenapa Anak Harus Diimunisasi?
- Imunisasi Wajib dan Dianjurkan untuk Balita
- Manfaat Spa Baby
- 18 Info Penting Bagi Ibu Hamil
- Kualitas ASI di Tahun Kedua



