Anak Susah Tidur

July 22, 2010 Balita 4 tahun

Salah satu masalah yang dihadapi orang tua yang memiliki anak balita adalah anak susah tidur. Anda telah melalui masa-masa ketika harus bangun di tengah malam untuk memberikan susu atau mengganti diaper tetapi mengapa masih saja belum memiliki tidur malam yang berkualitas?

Berikut adalah strategi yang dapat diterapkan untuk anak susah tidur :

Masalah  : Waktu tidur kacau balau

Skenario : Jadwal anda mulai dari siang sampai malam telah penuh. Anda seringkali merasa harus terburu-buru untuk menidurkan anak anda.

Solusi :Walaupun anda perlu mengatur kembali jadwal anda akan tetapi sangat penting untuk menjadikan waktu tidur sebagai prioritas. Rutinitas sebelum tidur yang sama dan menyenangkan merupakan kunci untuk mencapai tidur malam yang berkualitas.

Bagaimana bentuk rutinitas itu terserah pada anda. Mungkin berupa memandikan anak anda dengan air hangat, membantu untuk menyikat giginya, menceritakan cerita sebelum tidur dan membaca doa sebelum tidur. Tiap malam, anda dapat memuji anak anda untuk prestasinya hari itu atau ceritakan padanya apa yang membuat anda bangga kepada mereka. Jika anda memainkan musik untuk mereka sebelum tidur, mainkanlah musik/lagu yang sama setiap malam kemudian tidurkan anak anda dan ucapkan “selamat malam”. Perlu beberapa kali percobaan untuk menemukan cara atau rutinitas yang cocok untuk anda dan anak anda – tetapi begitu anda telah menemukannya, lakukanlah dengan konsisten setiap malam pada waktu yang sama dan dengan urutan kegiatan yang sama.

Masalah : Anak anda tidak mau tidur

Skenario : Pada saat waktunya tidur, anak anda meributkan masalah tidur karena ia tidak ingin ketinggalan/kehilangan apapun.

Solusi : Untuk mempermudah transisi ke waktu tidur, jagalah agar suasana tenang selamat beberapa saat sebelum waktu tidur. Jauhkan segala keributan dari games atau mainan. Matikan TV, computer dan video games. Kecilkan cahaya lampu. Batasi aktivitas anggota keluarga lainnya sehingga tidak terlalu ribut.

Masalah : Anak anda tidak mau tidur sendirian

Skenario : Anak anda memohon agar anda tinggal bersama mereka sampai mereka tertidur.

Solusi :Beri semangat pada anak anda untuk tidur sendiri, bantulah agar mereka merasa aman. Mulailah dengan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Kemudian pastikan mereka mempunyai obyek/benda favorit yang dapat menenangkan mereka, seperti : boneka atau selimut kesayangan. Jika anak anda takut kegelapan, nyalakan lampu yang redup dan biarkan pintu kamar terbuka.

Jika anak anda tetap menolak untuk tidur sendiri, anda dapat berjanji untuk datang memeriksanya setiap 10 menit sampai ia tertidur. Selama masa pemeriksaan ini, pujilah anak anda karena ia begitu tenang dan mau tidur sendiri. Ingatlah bahwa anda sedang membantunya agar mau tidur sendiri. Jika anda menyerah dan menemaninya malam ini, hal itulah yang akan diingat dan akan diminta oleh anak anda keesokan harinya.

Masalah : Anak anda tidak mau tinggal di tempat tidurnya

Skenario : Anda telah mengantar anak anda ke tempat tidurnya tetapi ia tetap keluar kamar dan menemui anda.

Solusi :Ketika rutinitas sebelum tidur sudah selesai dilakukan, ingatkan anak anda bahwa tidak ada alasan untuk bangun dari tempat tidur. Jika ia tetap bangun segera kembalikan ia ke tempat tidurnya. Lakukan berkali-kali jika perlu. Anda mungkin harus menutup pintu atau meletakkan sesuatu sebagai batas.

Masalah : Anak anda tidak mau tidur sampai larut malam

Skenario : Jam tidur anak anda yang sebenarnya adalah 8.30 malam tetapi kemudian ternyata jam tidurnya melebihi dari jam tidur anda.

Solusi : Cobalah atur kembali jam tidur siangnya atau bangunkan ia lebih pagi. Anda juga dapat memintanya tidur beberapa menit lebih cepat setiap malamnya hingga kembali ke jam tidur sebelumnya. Jam berapapun anda mengantarkannya tidur, ingatlah bahwa anda harus patuh pada rutinitas sebelum tidur.

Masalah : Anak anda tetap terjaga sepanjang malam

Skenario : anak anda terjaga sepanjang malam dan tidak akan tertidur sampai anda menolongnya.

Solusi : Jika anak anda terjaga sepanjang malam, biarkan ia selama beberapa menit hingga menjadi tenang. Jika ia tidak juga menjadi tenang, pergilah ke kamar anak anda dan tenangkan ia. Kemudian katakan padanya bahwa ini adalah waktu untuk tidur dan tinggalkan kamarnya. Tunggulah setiap malam dengan durasi yang semakin lama hingga anda memutuskan untuk masuk ke kamarnya.

Masalah : Anda frustrasi dengan masalah anak susah tidur

Skenario : Anda lelah menghadapi rengekan, tangisan dan keluhan hingga anda menyerah dan membiarkan anak anda tidur di depan TV.

Solusi : Anda harus bersabar dan berusaha mengabaikan semua rengekan, tangisan dan permintaan. Tidak pernah terlambat untuk mengajarkan kebiasaan tidur yang baik pada anak anda. Jika anak anda mendesak anda, beritahu padanya harapan anda terhadapnya dan tetaplah pada rutinitas. Akhirnya, konsistensi anda akan terbayar dengan tidur malam yang berkualitas untuk anak anda dan anda tentunya!

Related Posts with Thumbnails

Tags: , ,



Related Post

Leave a Reply